Minggu, 25 September 2011

pump up - belajar dari pensil :)

pensil ? So pasti km tau kan ? Yaah sebuah benda sederhana tpi darinya kita bisa belajar banyak hal penting untuk bekal hidup kita. Pensil ini punya 5 kualitas yg bisa membuat kita selalu tenang dalam menjalani hidup, #kalu kita selalu memegang prinsip - prinsip itu dalam hidup ini ..

kualitas pertama, pensil mengingatkan kita kalu bisa berbuat hal yg hebat dalam hidup ini. Layaknya sebuah pensil ketika menulis, jangan pernah kita lupa kalu ada tangan yg selalu membimbing langkahmu dalam hidup ini. Inilah tangan Tuhan, Dia akan selalu membimbing kita menurut kehendak-Nya ..

Kualitas kedua, dalam proses menulis dengan pensil, kita kadang beberapa kali harus berhenti dan menggunakan rautan untuk menajamkan kembali pensil kita. Rautan ini pasti akan membuat si pensil menderita. Tapi setelah proses meraut selesai, si pensil akan mendapatkan ketajamannya kembali. Begitu juga dengan kita, dalam hidup ini kita pun harus berani menerima penderitaan dan kesusahan karena sering kali justru dari hal - hal itulah kita akan menjadi orang yg lebih baik.

Kualitas ketiga, pensil selalu memberikan kita kesempatan untuk menggunakan penghapus untuk memperbaiki kata - kata yg salah. Oleh karena itu, memperbaiki kesalahan kita dalam hidup ini bukanlah hal yg jelek. Justru dari perbaikan itulah kita bisa tetap berada pada jalan yg benar.

Kualitas keempat, kita semua tahu, bagian yg paling penting dari sebuah pensil bukanlah bagian luarnya, melainkan arang yg ada dalam sebuah pensil itu. Seindah apapun pensil itu dihias, tapi jika tidak ada isinya maka pensil itu tidak akan berguna. Oleh sebab itu, selalu sadari hal - hal di dalam diri kita, introspeksi diri dan jangan menyalahkan orang lain terlebih dahulu.

Kualitas kelima, sebuah pensil selalu meninggalkan tanda/goresan. Seperti juga kita dan hidup kita ini. Sadari kalu apapun yg kita perbuat dalam hidup ini akan meninggalkan kesan. Oleh karena itu selalu lah hati - hati dan sadar terhadap semua tindakan agar tidak menyakiti orang lain. Yaah, memang Tuhan yg menulis hidup kita. Tapi, sudahkah kita jadi pensil yg baik dan berguna bagi-Nya ? :)

Tuhan Memberkati :D

0 komentar:

Posting Komentar

 

(c)2009 Fayonice's Story. Based in Wordpress by wpthemesfree Created by Templates for Blogger